Memories

Memories
Memories

Rabu, 19 Februari 2020

Puisi "Rindu lentera temaram"


Rindu lentera temaram
Suatu kali saya duduk & termenung diantara temaram dan pohon" cemara. Kala itu cakrawala menjelma mnjadi merah bata. Timbulah pikiran dalm benak saya:
"Entah apa alasannya mengapa cakrawala terus mengalah pd temaram bila saat tertntu".

Temaram yg menyeruak menhabisi cahaya cakrawala sehingga tak tampak lgi keagungannya...
Ia seakan bercumbu bersama sunyi, senyap, kemudian mereka berselingkuh di hari petang dan fajar.
Tapi, entahlah tanpa temarang tak mungkin ada pemisah antara gelap & terang. Mungkin itulah gunanya lentera temaram, ykni menerangi pemisah itu..

Lamunan saya pun menerawang pada kerinduan yang sendu. Rindu tnpa ujung, yang tak kunjung tersampaikan, semakin dalam sampai ke lubuk hati.

Mungkinkah, hanya ketulusan & hati ihklas yg mengerti cerita temaram. Sehingga ia akan selalu dirindukan.

Lentera temaram

Tidak ada komentar:

Posting Komentar